Home » 1.Programable Logic Controller (PLC) » Allen Bradley » Membuat Program PLC Yang Benar dan Efisien

Membuat Program PLC Yang Benar dan Efisien


Membuat program PLC yang tidak hanya benar dalam artian dapat berfungsi saat commissioning efisiensi dari program adalah tantangan tersendiri bagi seorang Programmer PLC. Sebagai seorang Programmer PLC, kita harus berfikir program yang kita buat tidak hanya asal jalan, namun juga harus berfikir program kita tersebut mudah dimengerti sehingga memudahkan maintenance dikemudian hari. Selain itu program yang kita buat juga harus memenuhi standar keselamatan.

Setiap programmer punya cara tersendiri dalam membuat program. Bisa jadi dua orang programmer menghasilkan dua program yang berseda untuk project yang sama.  Meskipun keduanya sama yang benar bisa jadi yang satu lebih efisien dari yang lainnya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat program PLC yang benar dan efisien.

1.Optimalkan penggunaan memory

Efisiensi penggunaan memory akan mengurangi beban kerja dari controller, semakin sedikit memory yang yang kita pakai semakin ringan beban controller. Untuk mengurangi jumlah memory kita harus cermat dalam memilih instruksi/tipe data  yang tepat. Misalnya jika mau menampilkan angkat 0-100 cukup gunakan tipe data tagname INT (integer) tidak perlu menggunakan DINT (double integer).

2.Beri deskripsi yang jelas

Pemberian deskripsi yang benar dan jelas akan sangat membantu pada saat commissioning maupun saat melakukan maintenance. Dengan adanya deskrpsi kita akan mudah memahami suatu program. Deskripsi bisa ditambahkan selain di tagname juga bisa ditambahkan di atas Rung.

3.Bagi program menjadi beberapa routine/ladder jika program cukup kompleks

Anda bisa membagi beberapa routine/ladder jika program yang anda buat cukup kompleks. Misalnya

  • Routine/ladder  1  :  IO Mapping
  • Routine/ladder  2  :  Proses
  • Routine/ladder  3  :  Alarm
  • dst.

4.Minimalkan Jumlah Rung

Penggunaan rung yang lebih sedikit akan mengurangi scan time dari controller. Semakin sedikit jumlah Rung anda gunakan untuk program yang sama akan semakin baik.

5.Buat I/O mapping

Untuk memudahkan dalam maintenance, misalnya untuk forcing dll, anda bisa membuat IO mapping sehingga anda akan lebih mudah dalam mencari sebuah IO.

6.Hindari Satu Program Dua Standar

Jika anda mau melakukan modifikasi sebuah program, ikuti saja standar/alur program yang sudah ada. Jangan membuat standar program sendiri karena itu justru akan membingungkan bagi rekan anda. Setiap vendor/programmer biasanya punya standar program sendiri dan sangat tidak diharapkan jika dalam satu program ada dua standar yang berbeda. Jika hal itu terjadi akan membingungkan orang yang baru saja membaca program tersebut. Jika memungkinkan gunakan standar yang sama dalam satu pabrik untuk memudahkan maintenance.

Demikian penjelasan singkat dari saya, semoga dapat bermanfaat.

CMIIW

About these ads

2 Comments

  1. williams says:

    Good article very helpful

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 742 other followers

%d bloggers like this: