duniakarya

Home » 3.Distributed Control System (DCS) » DeltaV » Cara Setting Control Valve Tipe Fail Close / Fail Open di AO Block DeltaV

Cara Setting Control Valve Tipe Fail Close / Fail Open di AO Block DeltaV


Masih terkait dengan artikel sebelumnya (PID Direct Acting dan Reverse Acting), artikel ini mencoba untuk memberikan penjelasan bagaimana cara untuk mensetting Analog Output Function Block yang digunakan untuk control valve tipe Fail Close (Air to Open) atau tipe Fail Open (Air to Close). Sedikit penjelasan ini semoga memberikan sedikit gambaran atau trigger untuk belajar lebih lanjut. Seperti kita ketahui control valve ada dua tipe yaitu Fail Close (Air to Open) dan Fail Open (Air to Close). Control Valve tipe Fail Close (Air to Open) adalah jenis control valve yang memerlukan udara untuk bisa membuka, dan akan menutup jika kehilangan udara. Sebaliknya control valve tipe Fail Open (Air to Close) adalah tipe control valve yang justru akan menutup jika ada udara dan akan membuka jika kehilangan udara. Tujuan adanya dua tipe control valve ini adalah untuk keperluan failsafe operation. Jadi ketika instrument air, mengalami gangguan, maka control valve akan berada pada posisi failsafenya.

Apapun tipe control valve yang kita gunakan akan berpengaruh pada konfigurasi Analog Output Block kita sebagai pemberi sinyal ke I/P dan diteruskan ke actuator. Sekarang akan kita pelajari bagaimana mensetting parameter di Analog Output Block. Pada artikel ini yang saya akan pakai adalah DCS DeltaV.

Untuk mulai mengkonfigurasi anda bisa ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Buka control studio dimana anda buat logicnya.
  2. Klik Analog Output (AO) block.
  3. Pada kolom parameter di sisi kiri window, anda cari parameter IO_OPTS. Double click parameter tersebut, maka akan muncul jendela IO_OPTS.
  4. Pada jendela IO_OPTS, salah satu pilihannya adalah “Increase to Close”. Pilih atau centang pilihan tersebut jika anda menggunakan control valve fail open, atau biarkan kosong tanpa di centang jika anda menggunakan control valve tipe fail close.
  5. Klik OK.

AO Block

Seperti kita ketahui analog output module akan mengeluarkan sinyal 4-20mA yang kemudian akan menjadi masukan bagi control valve. Pada kasus  control valve tipe fail close, jika ouput AO block = 0% = 4mA; 100% = 20mA. sedangkan untuk kasus control valve tipe fail open,jika ouput AO block = 0% = 20mA; 100% = 4mA. Konfigurasi ini secara operasi sudah memenuhi prinsip failsafe operation. Untuk control valve tipe fail close, jika ada gangguan pada instrument air maka control valve akan ke posisi full close, demikian juga jika ada gangguan pada sisi sinyal (misal:kabel terputus), control valve juga akan ke posisi full close karena ketika kabel terputus tidak ada sinyal yang masuk. Untuk control valve tipe fail open, jika ada gangguan pada instrument air maka control valve akan ke posisi full open, demikian juga jika ada gangguan pada sisi sinyal (misal:kabel terputus), control valve juga akan ke posisi full open karena ketika kabel terputus tidak ada sinyal yang masuk ke control valve.

Sekian dulu penjelasan singkat saya, mohon koreksinya jika ada yang salah karena saya juga masih terus belajar.


6 Comments

  1. Isna says:

    Thanks info nya

  2. tjahya says:

    Artikel yang mantab….

  3. aiza12345 says:

    BLOG yang bagus untuk dunia automation, Mohon tanya mas, di blog mas ada modul training Basic rslogix 500 for slc 500, modul traing PLC omron dan modul training HMI Wonderware., gimana mendapatkan modulnya, ada di jual mas, soalnya saya mau pesan kalo ada dijual…,makasih mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: