duniakarya

Category Archives: Allen Bradley

Advertisements

Cara Cek PLC Allen Bradley yang Obsolete

Sebagaimana product elektronik lainnya PLC juga memiliki lifecycle status mulai sebuah product itu masih active diproduksi oleh manufacture sampai sebuah product discontinue/obsolete/tidak diproduksi lagi oleh manufacture. Lifecycle status penting dalam strategy maintenance apakah sebuah PLC akan di migrasi atau membuat strategy penyediaan sparepart. Ketersediaan sparepart sangatlah penting terutama untuk unit unit yang critical, jangan sampai jika terjadi kerusakan kita tidak punya sparepart. Untuk mengetahui apakah type PLC yang anda gunakan sudah obsolete/discontinue anda bisa menanyakan ke manufactur/distributornya. Untuk product allen bradley, rockwell automation menyediakan informasi diwebsite nya untuk mengetahui status lifecycle dari tipe PLC anda.

(more…)

Advertisements

Keyswitch Mode PLC Allen bradley

Bagi anda yg pernah pegang PLC allen bradley tentunya sudah tahu tentang keyswitch yang terdapat di Processor/CPU PLC Allen bradley. Keyswitch ini mempunyai tiga mode yaitu RUN, REMOTE, PROGRAM. Masing2 mode mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing.
Berikut penjeladan tentang fungsi dan kegunaan masing-masing mode switch tersebut:

(more…)

1 Menit Lebih Dekat dengan PLC Allen Bradley

Sebelumnya saya perlu menjelaskan bahwa artikel ini bukan dimaksudkan untuk mempromosikan produk PLC tertentu tetapi hanya sekedar memberikan pengenalan pada teman-teman terutama yang masih pemula tentang salah satu merek PLC yang banyak dipakai diindustri. PLC Allen Bradley sendiri  banyak dipakai diindustri baik di industry migas, petrochemical, food and beverages dll. Dan tentunya bersaing dengan merek PLC lainnya seperti Siemens, Schneider, Omron dll. Artikel ini merupakan penjelasan dari artikel saya sebelumnya tentang merek dan tipe PLC.

Sebelum kita mendalami tentang programming PLC Allen Bradley ada baiknya kita mengenal berbagai tipe dari PLC Allen Bradley. PLC Allen Bradley merupakan produk dari Rockwell Automation. Secara garis besar PLC Allen Bradley dibagi menjadi 3 family yaitu : Family Logix 5, Logix 500, dan Logix 5000.

(more…)

Intruksi Jump Sub Routine (JSR) pada Program RSLogix Micro Lite

Pada program RSLogix Micro Lite secara default terdapat 14 routine (LAD 2 s/d LAD 15) yang bisa digunakan untuk menuliskan logic kita. Namun demikian hanya main routine (LAD 2) saja yang dieksekusi oleh program. Untuk routine yang lain tidak secara otomatis dieksekusi oleh program jika kita tidak memanggilnya di main routine (LAD 2).

Jadi jika kita membuat logic di LAD 2 maka tidak perlu intruksi tambahan untuk menjalankan logic tetapi jika kita membuat logic di LAD yang lainnya maka diperlukan instruksi tambahan yaitu intruksi Jump Sub Routine (JSR) di main routine (LAD 2) atau di routine/LAD yang sudah di panggil di LAD 2. Intruksi Jump Sub Routine (JSR) berfungsi untuk berpindah ke LAD yang kita kehendaki.

(more…)

Enable Edit Online RSLogix 5

Adanya fasilitas edit online di program RSLogix sangat membantu. Hal ini dapat menghindari untuk download total yang mengharuskan sistem shutdown. Meskipun demikian ada beberapa hal yang tidak dapat dilakukan dengan edit online antara lain menambah I/O Module, menambah data table baru, menambah routine baru dll. Edit online dapat dilakukan jika kita akan edit logic di sebuah ladder atau routine.

Dengan adanya edit online fasilitas edit online ini user bisa merubah logic dengan mudah atau secara tidak sengaja program teredit. Untuk itu beberapa vendor ada yang mendisable fasilitas edit online ini dengan alasan keamanan. Fasilitas edit online hanya di enable jika dibutuhkan saja.

Nah, jika jika program anda tidak bisa diedit online maka kemungkinan fasilitas edit onlinenya di disable. Untuk meng enablekan kembali anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut :

(more…)

Menambah Tagname RSLogix 5000 dengan Menggunakan Fasilitas Export – Import

Pada postingan kali ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan tentang fasilitas expot – import yang dimiliki program RSLogix 5000. Mungkin sebagian dari anda ada yang sudah tahu bahwa program RSLogix 5000 mempunyai fasilitas export – import database. Jadi dengan fasilitas export ini kita dapat menyimpan tag database dalam bentuk file excel (.CSV) atau notepad (.TXT). dan sebaliknya kita dapat memasukkan tag yang telah kita buat di file excel (.CSV) atau notepad (.TXT) ke dalam program RSLogix 5000.

Fasilitas tersebut dapat kita gunakan untuk membuat dokumentasi tag database. Kita juga bisa melakukan tag editing maupun menambah tag baru dengan fasilitas ini. Selanjutnya saya akan memberikan sedikit contoh menambah tagname dengan menggunakan fasilitas export-import. Untuk lebih jelasnya anda bisa menyimak langkah-langkah berikut :

(more…)

Tips dalam melakukan temporary bypass ladder logic

Sebagai orang maintenance kadang kita menghadapi situasi dimana sebuah mesin tidak boleh shutdown sedangkan kita harus melakukan maintenance pada peralatan yang dapat mengakibatkan mesin tersebut shutdown jika alat tersebut kita lepas. Jika kita menghadapi situasi seperti ini sebaiknya kita cek dulu apakah logicnya merupakan voter logic 2oo3 (2 out of 3) atau tidak. Jika logicnya 2oo3 maka kita tidak perlu melakukan bypass, namun jika tidak maka kita perlu melakukan bypass terlebih dahulu sebelum melakukan maintenance.

Untuk melakukan temporary bypass ada beberapa tips yang mungkin bisa bermanfaat bagi anda. Contoh yang saya buat ini menggunakan RSLogix 5000. Berikut beberapa tips dalam melakukan temporary bypass ladder logic :

1. Gunakan bit khusus untuk temporary bypass ON, hindari penggunan blank branch. Keuntungan jika kita menggunakan bit khusus untuk temporary bypass (misal: zz_temporary_bypass_on) adalah bit tersebut bisa kita searching/cross reference jika kita lupa lokasi logic yang kita bypass, sedangkan blank branch tidak bisa kita searching/cross reference sehingga menylitkan jika kita lupa lokasi logicnya.

(more…)