duniakarya

Home » Posts tagged 'analog output'

Tag Archives: analog output

Advertisements

Cara Setting Control Valve Tipe Fail Close / Fail Open di AO Block DeltaV

Masih terkait dengan artikel sebelumnya (PID Direct Acting dan Reverse Acting), artikel ini mencoba untuk memberikan penjelasan bagaimana cara untuk mensetting Analog Output Function Block yang digunakan untuk control valve tipe Fail Close (Air to Open) atau tipe Fail Open (Air to Close). Sedikit penjelasan ini semoga memberikan sedikit gambaran atau trigger untuk belajar lebih lanjut. Seperti kita ketahui control valve ada dua tipe yaitu Fail Close (Air to Open) dan Fail Open (Air to Close). Control Valve tipe Fail Close (Air to Open) adalah jenis control valve yang memerlukan udara untuk bisa membuka, dan akan menutup jika kehilangan udara. Sebaliknya control valve tipe Fail Open (Air to Close) adalah tipe control valve yang justru akan menutup jika ada udara dan akan membuka jika kehilangan udara. Tujuan adanya dua tipe control valve ini adalah untuk keperluan failsafe operation. Jadi ketika instrument air, mengalami gangguan, maka control valve akan berada pada posisi failsafenya.

Apapun tipe control valve yang kita gunakan akan berpengaruh pada konfigurasi Analog Output Block kita sebagai pemberi sinyal ke I/P dan diteruskan ke actuator. Sekarang akan kita pelajari bagaimana mensetting parameter di Analog Output Block. Pada artikel ini yang saya akan pakai adalah DCS DeltaV.

Untuk mulai mengkonfigurasi anda bisa ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Buka control studio dimana anda buat logicnya.
  2. Klik Analog Output (AO) block.
  3. Pada kolom parameter di sisi kiri window, anda cari parameter IO_OPTS. Double click parameter tersebut, maka akan muncul jendela IO_OPTS.
  4. Pada jendela IO_OPTS, salah satu pilihannya adalah “Increase to Close”. Pilih atau centang pilihan tersebut jika anda menggunakan control valve fail open, atau biarkan kosong tanpa di centang jika anda menggunakan control valve tipe fail close.
  5. Klik OK.

(more…)

Advertisements

Tutorial PLC bagian.1 : Pengertian PLC (Programmable Logic Controller)

Pengertian PLC

Programmable Logic Controllers (PLC) adalah komputer elektronik yang mudah digunakan (user friendly) yang memiliki fungsi kendali untuk berbagai tipe dan tingkat kesulitan yang beraneka ragam

Definisi Programmable Logic Controller menurut Capiel (1982) adalah : sistem elektronik yang beroperasi secara dijital dan didisain untuk pemakaian di lingkungan industri, dimana sistem ini menggunakan memori yang dapat diprogram untuk penyimpanan secara internal instruksi-instruksi yang mengimplementasikan fungsi-fungsi spesifik seperti logika, urutan, perwaktuan, pencacahan dan operasi aritmatik untuk mengontrol mesin atau proses melalui modul-modul I/O digital maupun analog.

Berdasarkan namanya konsep PLC adalah sebagai berikut :

1. Programmable, menunjukkan kemampuan dalam hal memori untuk menyimpan program yang telah dibuat yang dengan mudah diubah-ubah fungsi atau kegunaannya.

2. Logic, menunjukkan kemampuan dalam memproses input secara aritmatik dan logic (ALU), yakni melakukan operasi membandingkan, menjumlahkan, mengalikan, membagi, mengurangi, negasi, AND, OR, dan lain sebagainya.

3. Controller, menunjukkan kemampuan dalam mengontrol dan mengatur proses sehingga menghasilkan output yang diinginkan.

(more…)